| |
|
Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem
asli, dikelola dengan sistem zonasi, yang dapat dimanfaatkan untuk
tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, menunjang budidaya, pariwisata
dan rekreasi.
Tiga sasaran pokok kegiatan konservasi sumber daya alam hayati
dan ekosistemnya :
|
-
Menjamin terpeliharanya proses ekologis yang
menunjang sistem penyangga kehidupan bagi kelangsungan pembangunan
kesejahteran manusia.
-
Terkendalinya cara-cara pemanfaatan sumber daya
alam hayati sehingga terjamin kelestarian manfaatnya.
-
Terpeliharanya keanekaragaman sumber genetik
dan tipe-tipe ekosistem sehingga mampu menunjang pembangunan
ilmu pengetahuan dan teknologi.
|
| Taman Nasional
Bali Barat mempunyai luas 19.002,89 ha. terdiri dari kawasan terestrial
seluas 15.587,89 ha. dan kawasan perairan selaus 3.415 ha dan sebagai
salah satu kawasan kawasan konservasi, pengelolaan Taman Nasional
Bali Barat (TNBB) ditujukan untuk : |
-
Perlindungan populasi Jalak Bali beserta ekosistem
lainnya seperti ekosistem terumbu karang, ekosistem mangrove,
ekosistem hutan pantai dan ekosistem hutan daratan rendah sampai
pegunungan sebagai sistem penyangga kehidupan terutama ditujukan
untuk menjaga keaslian, keutuhan dan keragaman suksesi alam
dalam unit-unit ekosistem yang mantap dan mampu mendukung kehidupan
secara optimal.
-
Pengawetan keragaman jenis flora dan fauna serta
ekosistemnya ditujukan untuk melindungi, memulihkan keaslian,
mengembangkan populasi dan keragaman genetik dalam kawasan TNBB
dari gangguan manusia.
-
Pemanfaatan secara lestari Sumber Daya Alam
dan Ekosistemnya ditujukan untuk berbagai pemanfaatan seperti:
|
- sebagai laboratorium lapangan bagi peneliti untuk pengembangan
ilmu dan teknologi.
- sebagai tempat pendidikan untuk kepentingan meningkatkan pengetahuan
dan ketrampilan bagi masyarakat.
- obyek wisata akan pada zona khusus pemanfaatan yang dapat dibangun
fasilitas pariwisata.
- menunjang budidaya penangkaran jenis flora dan fauna dalam rangka
memenuhi kebutuhan protein, binatang kesayangan dan tumbuhan obat-obatan.
|
| Potensi TNBB
meliputi berbagai jenis flora dan fauna liar, yang berstatus langka,
dilindungi maupun yang keberadaannya masih melimpah, habitat dan letak
geomorfologinya serta keindahan alamnya yang masih dalam keadaan utuh.
Ekosistem di dalam kawasan TNBB cukup potensial dan lengkap yang meliputi
perairan laut, pantai dan pesisirnya, hutan dataran rendah sampai
pegunungan merupakan habitat alami bagi hidupan liar yang juga menunjukkan
tingginya keanekaragaman hayati antara lain terumbu karang dan biota
laut lainnya, vegetasi mangrove, hutan rawa payau, savana dan hutan
musim. Flora dan fauna yang cukup beragam, sampai saat ini telah diidentifikasi
176 jenis flora meliputi pohon, semak, tumbuhan memanjat, menjalar,
jenis herba, anggrek, paku-pakuan dan rerumputan. Untuk jenis fauna
terdiri dari 17 jenis mamalia, 160 jenis burung (aves), berbagai jenis
reptil dan ikan. |
|
|